Setelah menyelesaikan proses pembuatan peta ancaman dan tanda jalur evakuasi, masyarakat dusun Jati sibuk menyiapkan berbagai hal untuk simulasi tanggap bencana. Pada akhirnya simulasi bencana di Dusun Jati Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Yogyakarta telah sukses dilaksanakan, warga sangat antusias dalam mengikuti simulasi bencana ini, lebih dari 200 warga berpartisipasi dalam simulasi ini, dari anak-anak, remaja, orang dewasa bahkan lansia.
Pelaksanaan simulasi sendiri di lakukan pada tanggal 3 Agustus 2008, dengan diawali pertemuan warga, koordinasi dengan PMI dan dilanjutkan pihak pemerintahan setempat. Tepat pada pukul 13.40, sirine dibunyikan menandakan gempa sedang terjadi, wargapun panik berhamburan menyelamatkan diri ke tempat yang aman sesuai dengan apa yang mereka dapatkan pada pelatihan kesiapsiagaan bencana. Jerit dan tangis histeris warga mewarnai simulasi bencana ini, kemudian Pak Slamet selaku kepala dusun segera melakukan koordinasi dengan segenap warga yang telah berkumpul di tempat aman yang telah disepakati bersama.
Setelah berkoordinasi, sebagian warga malaksanakan tugas masing-masing seperti, evakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, dapur umum, menyiapkan logistik, memantau informasi dari radio, dan pendataan. Melalui warga berkoordinasi dengan PMI Bantul, tidak selang beberapa lama pihak PMI datang dan langsung melakukan evakuasi dan pertolongan pertama pada korban, dan membawa para korban ke tempat rujukan.
Sekitar pukul 15.30 acara simulasi pun selesai dilaksanakan, banyak pelajaran yang warga dapatkan dari acara simulasi gempa ini. Simulasi gempa ini sukses dilaksanakan berkat kerjasama yang baik antara IOM, Warga Dusun Jati, Kader Lokal, PMI cabang Bantul, Radio Komunitas Sriharjo, KKN UII dan pihak lainnya.
Untuk melihat beberapa foto bisa di download di sini.
