Rabu, 16 Maret 2011

Vacancy : Junior Facilitator at Muslim Aid

Under Service Contract between Muslim Aid - International Organization for Migration (IOM) Yogyakarta to provide a high qualification Technical Support Staff to IOM Yogyakarta, Muslim Aid Yogyakarta is currently looking for a qualified and committed candidate to fill the following position:

Position title : Junior Facilitator ( 2 staff)
Duty Station : Yogyakarta, Indonesia
Type of Contract : 1 month (with possibility of extension)
Gross Salary : Rp. 2.850.000,


General functions:

Under the direct supervision of the Livelihood Field Supervisor (FS) and under the overall supervision of the Community Engagement Coordinator, the Junior facilitator will assist in implementation and monitoring of field activities under the Java Reconstruction Fund (JRF)- funded Livelihood project implemented by IOM in Yogyakarta and Central Java. In particular he/she will :
1. Assist FS and the Field Assistant (FA) in implementing project activities, working closely with communities and local partners in government and civil society.
2. Assist FS and FA in socialization meetings and focus group discussions in the village/sub-village, ensuring the inclusion of women and vulnerable community members.
3. Provide on-going technical assistance and support in the field to communities and partners, promoting transparency and accountability;
4. Conduct frequent monitoring of target community groups collecting quantitative and qualitative data on individual beneficiaries.
5. Assist FS and FA to build and manage relations with local project participants in the village, such as heads of villages, religious leaders, women’s groups, local NGOs and specialized government agencies, to ensure their active participation and contribution to the IOM project;
6. Assist in the oversight of IOM’s complaints handling mechanism at the field level.
7. Assist in undertaking initiatives promoting IOM’s image and activities in the earthquake affected region
8. Perform other duties as may be assigned.

Desirable Qualifications:
• Hold at least D3 degree in social sciences (e.g. economics, rural development, business administration, management, communication, anthropology, etc) or alternatively combination of related education and professional experience
• Is comfortable with public speaking
• Previous experience in livelihood, SME’s activities, training and facilitation work
• Willingness to spend a significant amount of time in the field facilitating beneficiaries and building relationship with community stakeholders
• Ability to prepare quickly concise reports and input database
• Computer literate (word-processing, spreadsheet, Power Point, e-mail exchange)
• Personal commitment, efficiency, flexibility, drive for results and
punctual
• Excellent interpersonal skills and demonstrated ability to work effectively in team situations.
• Excellent oral and written communication skills
• Fluency in Javanese preferable, English ability is advantageous.
• Be prepared to work under pressure and meet tight deadlines.

Please Notice:
- Applicants should submit a cover letter stating current and updated CV (including at least three references with contact information) as attachment to hrdmuslimaidyogya@gmail.com quoting the position applied as the subject of the e-mail. Example : Junior Facilitator, Subject must be: [JF] Your Name. Applications must be submitted at the latest 3 (three) days after the vacancy published and the attachment should not exceed 200 Kb. Muslim Aid gives an equal-opportunity employment regardless of race, gender, or religion.
- To current employee of IOM – Muslim Aid Yogyakarta, please make sure you have permission from your supervisor if you wish to apply for this position.

Rabu, 29 April 2009

Vacancy : Request for Expression of Interest (EOI) (Consultant Services)

Request for Expression of Interest (EOI)

(Consultant Services)


Ref. No. IOM/WB-PPC-009


Indonesia
Yogyakarta and Central Java: Access to Finance and Capacity Building for Earthquake-Affected Micro- and Small Enterprises Project

Consulting services: Technical Partnership for Livelihood Assistance in Boyolali and Sukoharjo District, Central Java

Expression of interest

The International Organization for Migration (IOM) has applied for financing from the Java Reconstruction Fund (JRF) to assist earthquake-affected enterprises in Yogyakarta and Central Java. IOM will apply parts of the grant for a Technical Partnership for Livelihood Assistance in Boyolali and Sukoharjo District. The activities that will be carried out by the Consultant Organization include Assessment for Identification of Interventions/ Targeting Beneficiaries, Assistance for Market Access, Capacity building Technical Assistance, Project Management and Monitoring and Evaluation.


The required qualifications of the Consultant Organization are as follows:

A civil-society or private sector organization with demonstrated track record in project management and implementation of livelihood projects at the grass-roots level using participatory approaches.
Must be able to mobilize a sufficient number of team members with relevant qualifications to implement the project.
Shall be able to demonstrate capacity to accomplish the assignment within the given timeframe.
Existing operations in and local knowledge of the targeted geographic locations will be viewed favorably.


The period of the assignment will initially be six (6) months with the possibility of extension contingent on outstanding performance.

IOM invites organizations to indicate interest in providing the services and to provide information that they are qualified for provision of the service. Selection will be carried out in accordance with the World Bank’s Guidelines: Selection and Employment of Consultants by World Bank Borrowers (as of May 2004). This is a short version of the EOI. Organizations may obtain the full version at the address below during IOM office hours, from 9 am to 6 pm. Expressions of interest must be delivered by hand before 7 May 2009 fourteen (14) calendar days after this advertisement.

IOM Yogyakarta
Attn: Vladimir Maslarov – Procurement Officer
Jl. Hos Cokroaminoto No.109
Yogyakarta, 55223 Indonesia
Tel: +62 (0)274-619055/ 6
Fax: +62 (0)274-619012
E-mail: YogyakartaProcureme nt@iom.int
Web site: www.iom.or.id

Permintaan Penyataan Minat
(Jasa Konsultan)


Ref No. IOM/WB-PPC-009


Indonesia
Yogyakarta dan Jawa Tengah: Proyek Akses Keuangan dan Pengembangan Kapasitas Bagi Usaha Skala Mikro dan Kecil yang Terimbas Gempa

Jasa konsultasi: Kemitraan Teknis untuk Bantuan Mata Pencaharian di Kabupaten Boyolali dan Sukoharjo


Penyataan Minat

International Organization for Migration (IOM) telah mengajukan permohonan pembiayaan dari Java Reconstruction Fund dalam rangka membantu pemulihan usaha yang terkena imbas gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah. IOM akan mempergunakan sebagian dari hibah tersebut untuk Kemitraan Teknis untuk Bantuan Mata Pencaharian di Kabupaten Boyolali dan Sukoharjo untuk usaha skala Mikro dan Kecil oleh Lembaga Konsultan. Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Lembaga Konsultan adalah Penelitian untuk Pengidentifikasian Intervensi/Menetapk an Penerima Bantuan, Penggantian Modal, Bantuan Akses Pasar, Bantuan Teknis untuk Pengembangan Kapasitas, pengelolaan proyek untuk monitoring dan evaluasi.

Dibawah ini merupakan persyaratan kualifikasi bagi lembaga Konsultan:

Lembaga mitra harus sebuah organisasi masyarakat sipil atau swasta dengan latar belakang kegiatan di bidang pengelolaan proyek dan pelaksanaan proyek mata pencaharian di tingkat akar dengan menggunakan pendekatan partisipatif.
Lembaga mitra harus mampu mengerahkan anggota tim dalam jumlah yang memadai dengan kualifikasi yang disyaratkan guna melaksanakan proyek.
Lembaga mitra yang dipilih harus mampu menunjukkan kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan dalam batas waktu yang ditentukan.
Prioritas akan diberikan terhadap organisasi yang memiliki kegiatan dan pengetahuan di lokasi geografis yang telah diseleksi.

Jangka waktu pekerjaan untuk bagian awal adalah enam (6) bulan, dengan kemungkinan perpanjangan berdasarkan pelaksanaan kerja yang memuaskan.

IOM mengundang lembaga-lembaga untuk menyatakan minat untuk menyediakan jasa dan memberikan informasi bahwa mereka berkualifikasi dan memenuhi syarat untuk pekerjaan tersebut. Penyeleksian akan dilaksanakan sesuai dengan World Bank’s Guidelines: Selection and Employment of Consultants by World Bank Borrowers (Pedoman: Penyeleksian dan Penggunaan Konsultan oleh Peminjam Bank Dunia) (tertanggal Mei 2004).

Surat ini merupakan versi singkat Penyataan Minat. Lembaga-lembaga yang berminat dapat mendapatkan versi lengkap di alamat di bawah ini selama jam kerja IOM, dari 09.00 hingga 18.00.

Penyataan minat harus diserahkan secara langsung sebelum tanggal 7 Mei 2009, empatbelas (14) hari setelah iklan ini.

IOM Yogyakarta
U.P.: Vladimir Maslarov – Procurement Officer
Jl. Hos Cokroaminoto No.109,
Yogyakarta, 55223 Indonesia
Tel: +62 (0)274-619055/ 6
Fax: +62 (0)274-619012
E-mail: YogyakartaProcureme nt@iom.int
Web site: www.iom.or.id

Senin, 17 November 2008

Berita Duka

Innalillahi wa inailaihi raji’un, minggu ke 2 di bulan november 2008 merupakan minggu berkabung bagi anggota mca members, di awali pada tanggal 13 November 2008 ayahanda dari sdr Joko (anggota Technical Trainer) berpulang ke rahmatullah. Di susul kemudian pada tanggal 14 November 2008 ayahanda sdr Indra Jati (anggota Technical Trainer) berpulang ke rahmatullah dan di makamkan di kebumen.

Segenap keluarga besar MCA members jogja mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga amal ibadah almarhum diterima oleh sang maha kuasa, amin.

Selasa, 05 Agustus 2008

Simulasi Bencana di Dusun Jati Sriharjo Imogiri Bantul

3 Agustus 2008

Setelah menyelesaikan proses pembuatan peta ancaman dan tanda jalur evakuasi, masyarakat dusun Jati sibuk menyiapkan berbagai hal untuk simulasi tanggap bencana. Pada akhirnya simulasi bencana di Dusun Jati Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Yogyakarta telah sukses dilaksanakan, warga sangat antusias dalam mengikuti simulasi bencana ini, lebih dari 200 warga berpartisipasi dalam simulasi ini, dari anak-anak, remaja, orang dewasa bahkan lansia.

Pelaksanaan simulasi sendiri di lakukan pada tanggal 3 Agustus 2008, dengan diawali pertemuan warga, koordinasi dengan PMI dan dilanjutkan pihak pemerintahan setempat. Tepat pada pukul 13.40, sirine dibunyikan menandakan gempa sedang terjadi, wargapun panik berhamburan menyelamatkan diri ke tempat yang aman sesuai dengan apa yang mereka dapatkan pada pelatihan kesiapsiagaan bencana. Jerit dan tangis histeris warga mewarnai simulasi bencana ini, kemudian Pak Slamet selaku kepala dusun segera melakukan koordinasi dengan segenap warga yang telah berkumpul di tempat aman yang telah disepakati bersama.

Setelah berkoordinasi, sebagian warga malaksanakan tugas masing-masing seperti, evakuasi korban, memberikan pertolongan pertama, dapur umum, menyiapkan logistik, memantau informasi dari radio, dan pendataan. Melalui warga berkoordinasi dengan PMI Bantul, tidak selang beberapa lama pihak PMI datang dan langsung melakukan evakuasi dan pertolongan pertama pada korban, dan membawa para korban ke tempat rujukan.

Sekitar pukul 15.30 acara simulasi pun selesai dilaksanakan, banyak pelajaran yang warga dapatkan dari acara simulasi gempa ini. Simulasi gempa ini sukses dilaksanakan berkat kerjasama yang baik antara IOM, Warga Dusun Jati, Kader Lokal, PMI cabang Bantul, Radio Komunitas Sriharjo, KKN UII dan pihak lainnya.

Semoga dengan adanya simulasi ini, warga mendapatkan banyak hal pembelajaran tentang pentingnya penanggulangan bencana, tentunya dengan metode yang penuh edukatif dan menghibur.

Untuk melihat beberapa foto bisa di download di sini.

Sabtu, 02 Agustus 2008

Persiapan Simulasi Bencana di Dusun Jati







Sabtu 2 Agustus 2008


Dalam rangka menyiapkan warga menghadapi bencana yang mungkin terjadi kapan saja dan dimana saja, IOM Yogyakarta di bawah Yogyakarta Community Assistance Pogram (YCAP) akan melakukan simulasi bencana gempa bumi di tingkat dusun. Simulasi bencana ini akan dilaksanakan di Dusun Jati, Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul.

Simulasi yang akan di laksanakan pada tanggal 3 Agustus 2008 diikuti sedikitnya 200 orang warga dusun Jati yang terdiri dari 7 RT, karena kegiatan dilaksanakan di RT 7 dusun Jati maka warga RT 7 merupakan partisipan terbanyak dan hampir seluruhnya dipastikan mengikuti kegiatan ini, sedangkan 6 RT lainnya akan tetap berpartisipasi menjadi peserta juga dengan perwakilan dari masing-masing RT. Sehingga, seluruh warga dusun Jati dapat mengikuti kegiatan simulasi dan meneruskan informasi yang didapat kepada warga lainnya di RTnya masing-masing.


Sebelum pelaksanaan simulasi bencana dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan persiapan-persiapan antara lain pertemuan-pertemuan dan koordinasi dengan warga, pihak pemerintahan dan PMI. Selain itu beberapa persiapan terlihat menjelang pelaksanaan simulasi bencana, pembuatan peta ancaman bencana, pembuatan penunjuk arah jalur evakuasi dan persiapan logistik lainnya. Beberapa regu juga sudah disiapkan dalam kegiatan simulasi ini, dari regu evakuasi sampai regu dapur umum.


“Dengan adanya simulasi bencana ini diharapkan masyarakat tanggap ketika terjadi bencana, bagaimana untuk menyelamatkan diri sendiri, apa yang dilakukan ketika terjadi bencana, tidak menggantungkan kepada pihak lain, dan mengetahui ancaman bencana di wilayahnya.” Kata Pak Slamet (Kepala Dusun Jati dan juga Koordinator simulasi) di sela-sela persiapan simulasi bencana, lain pula dengan harapan Pak Bambang Rinadi (Kader Lokal sekaligus ketua RT 7), “Simulasi bencana ini diharapkan dapat mengembalikan kondisi sosial warga dusun Jati paska gempa 27 Mei 2006 yang sempat retak akibat adanya gesekan sosial ketika pembagian bantuan baik dari pemerintah maupun dari lembaga donor. Selain itu simulasi ini diharapkan dapat menjadi bagian pembelajaran untuk pengelolaan bantuan yang diberikan, sehingga bisa meminimalisir gesekan sosial akibat bancana.”

Menurut Vira Dewi ( DPP Supervisor) pemilihan dusun Jati sebagai lokasi simulasi bencana karena di dusun ini korban yang meninggal cukup banyak, potensi bencana, keaktifan warga terutama kader lokal dalam mengikuti Pelatihan PBBM (Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat). Pembuatan peta ancaman bencana, jalur evakuasi dan simulasi bancana ini merupakan serangkaian program lanjutan atau tindak lanjut dari pelatihan PBBM. Selain itu juga, kegiatan ini juga dapat contoh dan memancing para kader lokal ataupun warga tiap dusun yang ada di desa Sriharjo untuk melaksanakan rencana aksi yang telah dibuat bersama dalam Pelatihan PBBM beberapa waktu yang lalu. Simulasi bencana ini ikut didukung oleh PMI Bantul sebagai partner terutama dalam melakukan tindakan pertolongan pertama dan evakuasi.